keranjangberita - Shalat Dhuha ialah sholat sunnat yang dikerjakan pada waktu matahari sedang naik, yaitu kira-kira setinggi lebih kurang 7 (tujuh) hasta atau sekitar setinggi satu tombak, antara pukul 07.00 sampai dengan masuk waktu dhuhur (sekitar pukul 11 siang).
Shalat Dhuha hukumnya sunnat muakkad (sangat dianjurkan) karena Rasulullah senantiasa mengerjakannya dan berpesa kepada para sahabat untuk mengerjakannya juga. Sholat Dhuha juga merupakan wasiat Rasul kepada umatnya sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist. "Abu Hurairah r.a menceritakan, "kekasihku Rasulullah memberi wasiat kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah kutinggalkan hingga meninggal dunia : shaum tiga hari dalam sebulan, dua rakaat sholat dhuha, dan hanya tidur setelah melakukan sholat witir." (H.R Bukhari Muslim)
Pertama, sholat dhuha merupakan ekspresi terima kasih kita kepada Allah SWT atas nikmat sehat bugarnya setiap sendi dalam tubuh kita. menurut Rasulullah SAW, setiap sendi dalam tubuh kita yang jumlahnya 360 ruas setiap harinya harus diberi sedekah makanannya.
Kedua, sholat Dhuha merupakan wahana pengharapan kita akan rahmat dan nikmat Allah SWT, sepanjang hari yang akan dilalui, entah itu berupa nikmat fisik maupun materi. Rasulullah SAW bersabda, "Allah berfirman, wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas melakukan sholat empat rakaat pada pagi hari, yaitu sholat Dhuha, niscaya nanti akan kucukupi kebutuhannmu hingga sore harinya." (H.R. Al-Hakim dan At-Tabrani).
Ketiga, sholat Dhuha sebagai pelindung untuk menangkal siksa api neraka di hari pembalasan (kiamat) nanti. Hal ini ditegaskan Nabi SAW dalam hadistnya, "Barangsiapa melakukan sholat fajar, kemudian ia tetap duduk ditempat sholatnya sambil berdzikir hingga matahari terbit dan kemudian ia melaksanakan sholat Dhuha sebanyak dua rakaat, niscaya Allah SWT akan mengharamkan api neraka untuk menyentuh atau membakar tubuhnya." (H.R. Al-Baihaqi)
Keempat, bagi orang yang merutinkan sholat Dhuha, niscaya Allah mengganjarnya dengan balasan surga. Rasulullah SAW bersabda, "di dalam surga terdapat pintu yang bernama Bab Adh-Dhuha (pintu Dhuha) dan pada hari kiamat nanti akan ada yang akan memanggil, 'dimana orang yang senantiasa mengerjakan sholat Dhuha? ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah. '" (H.R. At-Tabrani)
Kelima, pahala sholat dhuha setara dengan pahala ibadah haji dan umrah. "dari Abu Umamah r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda, 'barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan sholat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan sholat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah." (Shahih Al-Targhib:673)
Keenam, tercukupinya kebutuhan hidup. orang yang gemar melaksanakan sholat Dhuha ikhlas karena Allah akan tercukupi rezekinya. hal ini dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadist qudsi dari Abu Darda. Firman-Nya, "Wahai anak adam, rukuklah (sholatlah) karena aku pada awal siang (sholat Dhuha) empat rakaat, maka aku akan mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore hari." (H.R. Tirmidzi)
Ketujuh, memperoleh ghanimah (keuntungan) yang besar. dikisarkan, Rasulullah SAW mengutus pasukan muslim berperang melawan musuh Allah. atas kehendak Allah, peperangan pun dimenangkan dan pasukan tersebut mendapat harta rampasan yang berlimpah. orang-orang pun ramai membicarakan singkatnya peperangan yang dimenangkan dan banyaknya harta rampasan perang yang diperoleh. kemudian Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ada yang lebih utama dan lebih baik dari mudahnya memperoleh kemenangan dan harta rampasan yang banyak yaitu sholat Dhuha.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Info Unik
dengan judul 7 Fadhilah Sholat Dhuha. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://akarwacana.blogspot.com/2013/11/7-fadhilah-sholat-dhuha.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Unknown - Rabu, 13 November 2013

Belum ada komentar untuk "7 Fadhilah Sholat Dhuha"
Posting Komentar